Home » » Biodata

Biodata

Posted by Penyair Gelas Kosong on Senin, 18 April 2011

Tubagus Rangga Efarasti
Lahir di Kota Serang, 26 September 1987 dengan nama asli Tubagus Rangga Wira Mahendra. Anak keempat dari lima bersaudara. Panancangan, serang-Banten adalah tempat tinggalnya. Ia adalah putra daerah yang ingin selalu memberikan sesuatu yang berguna untuk dirinya, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Di tengah-tengah keluarga yang harmonis, dinamis, dan manis-manis. Lelaki ini sekarang masih menjalankan pendidikan akademisnya di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang, Program Studi S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Semester 6 Kelas Konsentrasi Bahasa Indonesia.

Selain sebagai mahasiswa yang tidak begitu rajin, tidak begitu pintar, tidak begitu organisatoris dan tidak begitu rapih berpakaian, ia juga diamanahkan menjadi Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Republik Mahasiswa (DPM-REMA) UPI Kampus Serang periode 2010-2011.

Lelaki jebolan pesantren kilat waktu kelas 4 SD sampai kelas 3 SMP ini ingin sekali mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Meskipun cita-citanya jadi Ustad belum terwujud.

Selain itu, lelaki ini juga jebolan Klub Diskusi Rumah Dunia (KDRD) angkatan ke-III dan Sanggar Sastra Remaja Indonesai (SSRI) Serang ini selalu bermimpi menjadi penulis yang belum juga terealisasikan. Tapi ia tetap bersusah payah menulis, menulis lagi dan lagi. Ia tidak pernah menyerah sampai tulisannya menyejarah!

Pulanglah oh jiwa, kuminta engkau luluhlantakan sepiku...
Aku, ya aku... Lelaki kecil yg yatim dlm bait2 pedih... Piatu dlm syair2 perih... Yatim piatu aq dlm tulisan... Pulanglah jiwa, bimbing aq, tuntun aq, hantarkan aq mnjadi apa yg kucita2kan brtahun2... Pulanglah...!!!

Akhirnya buku perdanaku terbit juga, sekumpulan puisi berjudul: Bercanda di Bawah Rembulan (Arias, 2011). Semoga ini menjadi pematik untuk menyalakan bara semangat dalam diriku.

Ruang cerita memelihara semangat, merekayasa idealisme menjadi sebuah realitas. Berbicara selayaknya nurani berbicara tentang fakta. Semoga tulisan-tulisanku ini bermakna dan dapat dinikmati akan bukti santun bahasa. Amin...

Itulah sekilas mengenai catatan kecil lelaki kecil di kamar kecil.
Salam Hangat...

***

SHARE :
CB Blogger
Comments
0 Comments

Posting Komentar

Berlangganan via Email

 
Copyright © 2014 Penyair Gelas Kosong. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Design by Creating Website and CB Blogger