Home » » LOMBA CIPTA PUISI: KEGILAAN ANAK NEGERI...!!! (TAMASYA)

LOMBA CIPTA PUISI: KEGILAAN ANAK NEGERI...!!! (TAMASYA)

Posted by Penyair Gelas Kosong on Jumat, 03 Juni 2011

LOMBA CIPTA PUISI: KEGILAAN ANAK NEGERI...!!!
“UNTUK INSAN YANG LUAR BIASA & PENUH KEGILAAN”


Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Bismillahirrahmanirrahim

Pengantar Tamta
Bagimu Negeri, Jiwa Raga Kami...
Aku pernah bermimpi untuk mengubah dunia, tapi seketika aku tersadar karena hal itu tidak mudah. Mungkin aku bermimpi terlalu tinggi, jadi aku turunkan saja mimpiku sedikit. Lalu aku bermimpi untuk mengubah negeri ini, namun masih tidak bisa. Lagi-lagi aku turunkan mimpiku sedikit, lalu aku bermimpi untuk mengubah masyarakat, namun masih belum bisa. Aku turunkan lagi mimpiku sedikit, sehingga aku bermimpi untuk mengubah keluarga, namun tetap saja tidak bisa. Aku turunkan sedikit lagi, sehingga aku bermimpi untuk mengubah diriku sendiri.

Jadi benang merahnya adalah;
Berawal dari perubahan aktualisasi diri sendiri itulah aku tersadar bagaimana bisa aku mengubah dunia kalau aku belum bisa mengubah diri sendiri?!
Setiap permasalahan adalah bersumber dari diri kita sendiri. Sudahkah kita siap untuk membenahi diri?! Apabila kita sudah siap, barulah kita bisa mengubah yang lainnya juga. Bahkan mengubah negeri ini dan dunia. Marilah kita belajar gila, karena dengan kegilaan yang positif kita bisa mengeksplorasi diri ini menjadi lebih baik... Mari kita salurkan kegilaan kita dalam puisi tentang Negeri ini.
Hidup Indonesia...!!! Damai Indonesia...!!! Jayalah Indonesia...!!! MERRRRRRRRR...DEKA...!!!

***

Syarat dan Ketentuan

  1. WNI, umum, tanpa batas usia, pendidikan, suku, daerah dan tentunya terbuka untuk insan pembelajar yang luar biasa gila,
  2. Tema puisi: KEGILAAN ANAK NEGERI...!!! (menceritakan tentang Negeri kita tercinta ini, boleh apa saja akan tetapi harus tetap disesuaikan dengan gambar di bawah info lomba ini),
  3. Naskah harus asli/ orisinal karya sendiri, bukan kutipan, saduran, plagiat, copy paste, terjemahan, bukan karya orang lain atau menjiplak baik sebagian maupun keseluruhan dari naskah yang  telah ada sebelumnya. Hal ini harus dapat dipertanggungjawabkan kepemilikan dan keasliannya,
  4. Naskah tidak mengandung unsur pornografi, hak asasi manusia dan SARA,
  5. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim 1 naskah puisi terbaik (batas maksimal 1 halaman),
  6. Sertakan biodata narasi (maksimal 50 kata) di halaman akhir pada naskah puisi,
  7. Naskah diketik dengan format kertas A4, margin standar (2,54 cm setiap tepi), huruf Times New Roman ukuran 12 pt, Spasi 1,15 pt, simpan dengan format Doc atau Docx (bukan Odt, RTF, PDF dll.),
  8. Naskah puisi dan biodata narasi dikirim ke email : kejutantamta@yahoo.com dengan subject: KAN/ Nama Facebook/ Judul Naskah,
  9. Naskah harus dilampirkan/ attachment (bagi yang menulis di badan email, maka tidak akan didata dalam update peserta),
  10. Posting info lomba dan poster lomba di bawah note ini dengan mentag panitia: (yang belum menjadi teman silakan add dulu), dan juga mentag 22 rekan lainnya (jumlah tag harus 24).
  11. Menjadi Fans Page Tamasya Musafir Kata dengan menyukai halaman ini, silakan klik link ini : http://www.facebook.com/pages/Tamasya-Musafir-Kata/221440607885952?ref=hnav

Almanak: Update & Pemenang
  1. Event Lomba Cipta Puisi ini berlangsung mulai pada hari Jumat, 3 Juni 2011 jam 03:06:09 WIB,
  2. Ditutup (deadline) pada hari Minggu, 31 Juli 2011 jam 03:06:09 WIB (Naskah yang dikirim melebihi batas waktunya tidak akan kami proses/ diskualifikasi),
  3. Pengumuman pemenang pada hari Rabu, 17 Agustus 2011 (bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia),

Hadiah untuk Juara
  1. Juara 1 akan mendapat 1 buah buku sekumpulan puisi “Bercanda di Bawah Rembulan” + 1 buah buku ilmiah yang menunjang dalam bidang kepenulisan + 1 buah buku dari kontributor + PPO,
  2. Juara 2 akan mendapat 1 buah buku sekumpulan puisi “Bercanda di Bawah Rembulan” + 1 buah buku dari kontributor + PPO,
  3. Juara 3 akan mendapat 1 buah buku dari kontributor + PPO,
  4. Juara Favorit akan mendapat sekumpulan puisi “Bercanda di Bawah Rembulan” + PPO,
  5. Seluruh peserta akan mendapat PPO (Piagam Penghargaan Online).

Dewan Juri
Alhamdulillah, dewan juri dalam lomba ini adalah orang-orang yang berkompeten dalam bidang puisi. Sastrawan, Megister Sastra & Bahasa Indonesia, Editor Jurnal Sastra Kampus dan lainnya. Akan tetapi mohon maaf tidak bisa disebutkan untuk menjaga objektivitas penilaian.

Kontributor untuk Hadiah
Untuk rekan-rekan penulis dan pihak-pihak lainnya, baik perorangan maupun instansi. Yang berminat untuk turut serta menyumbangkan buku sebagai hadiah, silakan dengan sangat senang hati kami menyambutnya.

Coming On The Market
Jika rekan-rekan penulis berkeinginan untuk membukukan puisinya, maka biaya penerbitan akan dimusyawarahkan bersama-sama. Semua naskah yang masuk berkesempatan untuk dibukukan dalam beberapa episode (disesuaikan dengan jumlah naskah yang masuk). Episode pertama: 100 naskah, episode kedua: 100 naskah, dst.
Jika telah dimusyawarahkan, disepakati sampai diputuskan bersama untuk dibukukan, maka royalti antologi puisi ini akan disumbangkan untuk pengembangan perpustakaan di Pending Island* yang tidak layak.

Keterangan:
  1. Syarat dan ketentuan adalah proses yang harus dijalani sebagaimana mestinya.
  2. Mohon maaf pengiriman naskah yang melewati deadline tidak akan kami proses.
  3. Materi lomba ini juga dapat didownload pada link ini : http://www.4shared.com/document/mRM3NJ_W/Tubagus_Rangga_Efarasti_-_Berk.html
  4. Untuk lebih jelasnya mengenai tema lomba, silakan lihat poster lomba di bawah note. Atau silakan download (original size) pada link ini : http://www.4shared.com/photo/-rKinau6/Tubagus_Rangga_Efarasti_-_Post.html
  5. Sedangkan untuk naskah puisi tidak perlu diposting.

Akhir kata, kami ucapkan terimakasih atas segala perhatiannya. Kami harapkan partisipasi rekan-rekan.
Wabillahi Taufiq Wal Hidayah, Wassalamu’alaikum Wr.Wb...

Salam kegilaan dan tengat berkarya,
Semoga damai bersama. Amin... *^_^*
Tamasya, 03 Juni 2011
Ttj: TRE & Tamta

***


NB: Mohon maaf untuk rekan-rekan yang akan atau sudah mendownload materi lomba ini. Juara 1 pada poin kedua maksudnya adalah juara 2. Maaf atas kekeliruannya, semoga tidak mengurangi esensi. Ditunggu partisipasinya ya... *^_^*


***


2 Puisi Gila yang ditulis 2 Orang Gila untuk Negeri (Hampir/ Sudah) Gila, kira-kira seperti ini:


Sajak Orang Gila
(Karya Sapardi Djoko Damono)

I
aku bukan orang gila, saudara
tapi anak-anakk mengejek
orang-orang tertawa
ketika kukatakan kepada mereka: aku temanmu
beberapa anak berlari ketakutan
yang lain tiba melempari batu

II
aku menangis dibawah trembesi
diatas dahan kudengar seekor burung bernyanyi
anak-anak berkata: lucu benar orang gila itu
sehari muput menangis tersedu-sedu

orang-rang yang lewat dijalan
berkata pelan: orang itu sudah jadi gila
sebab terlalu berat manpsir makna dunia

III
sekarang kususuri saja sepanjang jalan raya
sambil bernyanyi: aku bukan orang gila

lewat pintu dan jendela
nampak orang-orang menggelangkan kepala mereka:
kasihan orang yang dulu terlampau sabar itu
roda berputar, dan ia jadi begitu

IV
kupukul tong sampah dan tiang listrik
kunyanyikan lagu-lagu tentang lapar yang menarik
kalau hari ini aku tak makan lagi
jadi genap berpuasa dalam tiga hari

tapi pasar sudah sepi, sayang sekali
tak ada lagi yang memberikan nasi
ke mana aku mesti pergi, kemana lagi

V
orang itu sudah lama gila, kata mereka
tapi hari ini begitu pucat nampaknya
apa kiranya yang telah terjadi padanya

akan kukatakan pada mereka: aku tidak gila!
aku orang lapar, saudara

VI
kudengar berkata seorang ibu:
jangan kalian ganggu orang gila itu, anakku
nanti kalian semua diburu

orang kota semua telah mengada-ada, aduhai
menuduhku seorang yang sudah gila
aku toh cuma menangis tanpa alasan
tertawa-tawa sepanjang jalan

dan lewat jendela, tergeleng kepala mereka:
kurus benar sejak ia jadi gila

***

Tuli dan Buta Tapi Tak Bisu
Ttj: Tubagus Rangga Efarasti

hampir merdeka dan nyaris pula luka
lantas apa yang aku ucap ini adalah biasa
aku tak pantas berucap indah yang cuma asa
berlinang jernih airmata yang tampak keruh
temanku banyak yang lusuh tapi tak mengeluh
lingkungan sekitarku pun kumuh
apakah kalian masih gencar membangun rumah dinas
apa perlu tangis sembilan delapan kembali panas

aku tak lagi menjadi bunga rampai
temanku banyak yang lapar hingga tak damai
apakah teriak atau kapitalku sampai
kurasa kalian tuli, buta tapi tak bisu
kalian bicara tentang janji palsu

tak mengerti sampai kapan aku jadi gila
sampai ragaku tak mampu mencari cinta
mana lagi yang indah di mata
menuntunku tanpa meluka
atau menusukku dengan bulu berdurinya
kalian sungguh aniaya

semoga damai bersama
terimakasih
atas nama "orang gila"


 Serang - Banten, 2011


*) Sedangkan untuk Lomba Cipta Puisi KAN tidak terpaku sampai pada satu tujuan. Puisi di atas bicara tentang kelaparan dan kemiskinan. Nah, masih banyak kengerian di negeri tercinta ini: korupsi, narkoba, kriminalitas, pendidikan, dan masih banyak lagi...
Silakan teman-teman yang berminat mengikuti LCP-KAN yang (hampir/ sudah) gila... bisa mengeksplorasinya lebih "ngeri" lagi....
Semoga damai bersama... Tengat.... *^_^*


*** end of report ***

SHARE :
CB Blogger
Comments
0 Comments

Poskan Komentar

Berlangganan via Email

 
Copyright © 2014 Penyair Gelas Kosong. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Design by Creating Website and CB Blogger