Home » » Cara Jitu Agar Tetap Konsisten Menulis Ala Gelas Kosong

Cara Jitu Agar Tetap Konsisten Menulis Ala Gelas Kosong

Posted by Penyair Gelas Kosong on Sabtu, 19 November 2011

Ttj: Tubagus Rangga Efarasti

    Tamta & Tamtor, serta seluruh rekan-rekanku yang damai dan baik hatinya. Semoga kebahagiaan senantiasa menyertai setiap langkah kita menuju cita-cita. Apakah ada di antara kalian yang ingin bercita-cita untuk menjadi seorang penulis yang konsisten menulis? InsyaAllah semuanya mengangguk mantap. Nah, inilah beberapa poin yang harus kita amati, teliti dan dikaji untuk tetap melakukan konsisitensi tersebut. Ini hanya cara jitu dariku untuk sekedar berbagi. Ditiru silakan, tidak ditiru pun tak apa. Pokoknya kita semua tetap berbahagia... *^_^*

Cara Jitu Agar Tetap Konsisten Menulis Ala Gelas Kosong :

1. Banyak Doa
    Ini penting karena Tuhan selalu sayang pada manusia yang rajin mengunjungi-Nya; contohnya sholat, puasa, zakat dan naik haji bila mampu.

2. Banyak Usaha
    Ini juga penting karena sebagaimana kita tahu bahwa orang sukses adalah ia yang tidak mengenal lelah untuk tetap berjuang. Kita pun tahu bahwa doa tanpa usaha atau sebaliknya sama dengan sia-sia.

3. Banyak Olahraga
    Nah lho, bagaimana jadinya kalau mau menulis tapi keadaan badan kita tidak fit atau stamina menurun? Hal ini sudah tentu disebabkan karena jarang atau bahkan tidak suka olahraga (sholat adalah olahraga yang berpahala dahsyat). Jadi bagi rekan-rekan yang tidak suka olahraga, sholat 5 waktu + sunnah dapat membuat tubuh kita sehat. Era et labora pokoknya.

4. Banyak Baca
    Menulis berarti dituntut pula untuk membaca, maka rajin-rajin baca buku, surat kabar, tabloid, majalah, kamus, komik, kumpus, kumcer, kumel, novel, katalog, brosur, buku resep masakan, pokoknya apa saja yang dilihat dan menarik. Contohnya baca plang-plang petunjuk jalan karena itu bermanfaat saat rekan-rekan hendak menuju ke suatu tempat.

5. Banyak Bertanya
   Tidak perlu malu, gengsi atau minder untuk selalu bertanya kepada siapapun, mau itu orang yang usianya di bawah kita, setara, atau di atas kita. Tidak ada yang melarang kita untuk bertanya dan orang yang ditanya pasti akan menjawabnya jika pertanyaan kita diajukan dengan bahasa yang santun. Sebelum bertanya berilah sedikitnya basa-basi biar tidak basi. Tanyalah tentang kabarnya, aktivitasnya, karyanya atau apapun yang berhubungan dengan orang tersebut.

6. Banyak Mencari
    Carilah pembendaharaan kata sebanyak-banyaknya, entah dari kamus, dari hasil browsing, dari sebuah percakapan, percantikan, pertampanan, pergantengan, dll. Siapa tahu dengan mencari rekan-rekan (yang masih single) bisa menemukan pasangan hidup.

7. Banyak Menonton
    Tayangan-tanyanga televisi isinya didominasi oleh sinetron dan acara yang jauh dari edukatif serta pesan moral. Lalu mau nonton apa dong? Kalau mau nonton bioskop bisa buat dompet tipis? Ya, tidak usah pusing. Nontonlah apa yang ingin ditonton, misalnya nonton mama lagi masak, nonton bapak lagi benerin genteng, nonton anak-anak kecil moteng (kejar-kejar) layangan, nonton pertandingan sepak bola yang ujung-ujungnya ribut, nonton orang pacaran lagi bertengkar atau nonton lomba 17 Agustusan. Yang paling penting nonton berita dan infotainment (takutnya rekan-rekan melewati aku yang digosipkan berpacaran dengan Ayu Ting Ting)... *>,

8. Banyak Relasi
    Selalu perluas jangkauan, terkadang slogan ini tidak konsisten karena di daerah-daerah tertentu sinyal turun-naik bahkan tidak ada sama sekali. Nah cara agar sinyal relasi tetap penuh adalah dengan selalu gemar berbagi kebaikan & kedamaian kepada sesama. Secara otomatis di manapun rekan-rekan berada relasi selalu ada.

9. Banyak Sabar
    Ingat, manusia pada hakekatnya tidak dibatasi untuk bersabar. Banyak yang bilang bahwa "kesabaran manusia itu ada batasnya" maka ubahlah dengan "kesabaran itu sebagian dari iman". Nah dengan menumbuhkembangkan kesabaran maka dapat terwujudlah cerminan pribadi yang pandai mengatur emosinya. Kalau suatu ketika kita kalah ataupun "terjatuh" karena "sesuatu" yang tidak kita harapkan. Maka bersabar & bangkitlah untuk masa depan yang cemerlang. Semakin sering kita terjatuh, maka semakin dekat pula kita dengan kesuksesan.

10. Banyak-banyak
     Ya sudah kalau begitu demikian saja "Cara Jitu Agar Tetap Konsisten Menulis Ala Gelas Kosong". Tidak usah banyak-banyak karena yang paling penting dalam aktivitas menulis dan tetap konsisten menulis adalah dengan cara: MENULIS...!!!

*) Catatan ini dibuat oleh Gelas Kosong untuk para insan yang luar biasa. Silakan disebarluaskan jika memang ini bermanfaat. Terimakasih atas segala perhatiannya. Semoga damai bersama. Amin... *^_^*

Salam kegilaan dan tengat berkarya.
Tamasya Musafir Kata

*** TENGAT ***

SHARE :
CB Blogger
Comments
0 Comments

Posting Komentar

Berlangganan via Email

 
Copyright © 2014 Penyair Gelas Kosong. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Design by Creating Website and CB Blogger