Home » » Tips Menghapal Pelajaran yang Efektif dan Efesien

Tips Menghapal Pelajaran yang Efektif dan Efesien

Posted by Penyair Gelas Kosong on Minggu, 15 April 2012

Assalamu'alaikum, salam hangat untuk rekan-rekanku.
Kali ini mari kita sharing terkait permaslahan para pelajar/ mahasiswa yang mendapat kesulitan dalam mencapai hasil yang memuaskan atau kurang optimal dalam mengerjakan pekerjaan soal-soal ujian, terutama yang bersifat hapalan.

Untuk diketahui bersama bahwasanya manusia memiliki otak yang fungsinya terbagi menjadi tiga. Otak kiri yang berfungsi untuk menangani materi yang bersifat matematis atau logis (digunakan saat pelajaran eksak, seperti matematika, Fisika, Kimia, IPA/ sains, dsb). Otak kanan yang menangani materi yang bersifat intuitive, spiritual dan emosional (digunakan saat pelajaran non-eksak, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris+Bahasa Asing, PAI, IPS, PKn, Biologi, Sosiologi, Antropologi, dsb). Dan otak belakang yang menangani  masalah memory (digunakan saat pelajaran yang menuntut kita dalam penghapalan).
 
Kalau kita menghapal sebuah  mata pelajaran, termasuk rumus matematika, ilmu ukur sudut, logarithma, bahasa, sejarah dll, apa yang kita baca dan hapal semuanya akan direkam oleh otak kiri dan disimpan di dalam otak belakang yang berfungsi sebagai gudang memory atau semacam harddisk-nya computer.

Pada saat kita mengerjakan dan menjawab soal ujian, kita akan memerintahkan otak kiri kita untuk membuka kembali rekaman pelajaran yang sudah disimpan di memory otak belakang. Di sinilah letak kendalanya, menurut hasil penelitian pakar kemampuan otak manusia di Amerika Serikat, ternyata kemampuan otak kiri manusia normal dengan metoda standar, untuk membuka kembali semua yang direkam dan disimpan di otak belakang, maksimal hanya 20% saja.

Akibatnya, pada saat kita harus menjawab soal ujian, maksimal hanya 20% yang bisa dijawab sempurna, yang lainnya hanya kira-kira saja atau lebih familiar disebut sistem gambling.

Sekarang masalahnya adalah bagaimana caranya agar kemampuan otak kiri membuka kembali hasil rekaman yang tersimpan diotak belakang bisa meningkat sampai optimal, mendekati 100%?

Jawabnya adalah kita harus memeras otak kiri kita agar bekerja sampai batas maksimal, sangat lelah, agar otak kanan kita secara tomatis akan segera membantu tanpa kita perintahkan (memang juga kita tidak bisa perintahkan otak kanan bekerja, dia akan bekerja secara intuitive, bila keadaan sudah emergensi atau darurat).

Mengapa harus dibantu otak kanan? Karena otak kanan mempunyai kemampuan mengakses semua hasil rekaman yang berada di dalam otak belakang. Otak kananlah yang berfungsi dalam kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Otak kanan memiliki kemampuan radar dan pemancar yang frekuensinya bisa berhubungan dengan frekuensi otak belakang dan alam semesta. Otak kananlah yang bisa mengakses kekuatan alam bawah sadar yang tersembunyi di dalam otak belakang kita.

Sekarang bagaimana cara melatih otak kiri kita supaya bekerja keras dan sangat lelah mendekati titik optimal sehingga terpaksa otak kanan yang intuitive turun tangan menolong otak kanan?

Caranya adalah sebagai berikut:
1. Baca dan hapalkan seluruh materi pelajaran yang akan diujikan, hal ini dilakukan secara berulang-ulang sampai merasa sudah hafal betul.

2. Kemudian kalau merasa sudah hafal betul, tutup bukunya dan lakukan relaksasi dengan cara berbaring santai, tutup mata sambil mengatur nafas dengan santai sekitar 30 menit saja.

3. Setelah tubuh dan otak sudah terasa dingin dan santai, ambil kertas dan pulpen, lalu kita tuliskan kembali semua yang kita hafalkan tadi di atas kertas dengan menggunakan singkatan-singkatan unik.

Contoh 1: Apa saja nama planet dalam dan planet luar?Jawabannya adalah MVBM - JSUN, ini adalah singkatan unik dari
Planet dalam: Merkurius, Venus, Bumi, Mars
Planet luar: Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus

Contoh 2: Apa isi dari Tritura (Tri Tuntutan Rakyat)?
 Jawabannya adalah BUPETUR, ini adalah singkatan unik dari
1) BUbarkan PKI serta ormas-ormasnya.
2) PErombakan kabinet Dwikora.
3) TURunkan harga dan perbaiki sandang-pangan.

Memang pertama kali melakukkan uji coba, maka kita hanya aka mampu menuliskan kembali apa yang kita hafal sebanyak 20% saja secara baik, sedangkan yang lainnya lupa-lupa ingat (seperti lagunya Kuburan Band).

4. Jangan menyerah (seperti lagunya D'Masiv). Lakukan terus berulang-ulang uji coba ini untuk satu materi pelajaran yang akan diujikan, jangan pindah ke pelajaran lain dulu. Ingat di sini kita harus fokus.

5. Setelah kita sudah mampu mencapai hasil menulis kembali apa yang dibaca, dikeluarkan dari otak belakang/ memory sebanyak 100% dan itu dilakukan sebanya 10 kali berturut-turut dan hasilnya sama baiknya, sekarang ambilah kertas yang berisi tulisan singkatan mata pelajaran tersebut dan tempel di dinding tempat kita biasa belajar.

6. Langkah terakhir adalah berlatih. Setiap hari minimal satu kali kita harus review hasil catatan yang ditempel tersebut dengan membuat copy catatan yang kita keluarkan dari otak, bukan diaca dari kertas berisi singkatan itu. Demikianlah lakukan terus dengan seluruh mata pelajaran yang akan diujikan.

Akhir kata, jika ada yang ingin menambahkan silakan ditambahkan tips di atas. Semoga tips sederhana ini bermanfaat. Semoga kita bisa menjadi peserta didik/ siswa yang baik dan sukses untuk dapat mengubah kualitas pendidikan serta dapat menjadi stimulus agar kita menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selamat belajar dan semoga segala apa yang kita usahakan dalam proses belajar dimudahkan oleh Allah SWT. Amin... *^_^*

*) Salam SGB dan tengat berkarya

SHARE :
CB Blogger
Comments
0 Comments

Poskan Komentar

Berlangganan via Email

 
Copyright © 2014 Penyair Gelas Kosong. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Design by Creating Website and CB Blogger