Home » , , , , » Update Peserta Final Undangan Menulis Puisi dan Flash Fiction: “Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa”

Update Peserta Final Undangan Menulis Puisi dan Flash Fiction: “Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa”

Posted by Penyair Gelas Kosong on Sabtu, 24 November 2012


Update Peserta Final Undangan Menulis Puisi dan Flash Fiction:
“Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa”

“Memperingati Hari Ibu, 22/12/2012”

A. Kategori Puisi:
  1. ? | Adiba Ad-Dawiyah
  2. ? | Tubagus Rangga Efarasti
  3. “Pahlawan Pendoaku” | Benedikta Anna
  4. “Surat Cintaku untuk Bunda” | Ameera Afya Nurjannah 
  5. Air Mata Bunda | Nikodemus Niko
  6. Bunda (Cahaya dalam Hidupku) | Lina Khiyaroh
  7. Bunda, Engkau Mata Air Kehidupan | Edrida Pulungan
  8. Catatan Tentang Pahlawanku | Sri Asrifa
  9. Cinta Tulus dari Mama | Surya Fahlevi
  10. Cinta untuk Bunda | Annisa Mahmudah
  11. Dia Ibuku | Tenik Heldayani Guniar
  12. Doamu Mama | Yuni Yuindri
  13. Fatamorgana Hujan Milik Ibu | Reny Ariani 
  14. Ibu | Lucky Genno Satrio
  15. Ibu | Muhammad Adi Fadlillah
  16. Ibu | Nadia Siti Maryam
  17. Ibu, Aku dan Bias Waktu | Danney Dunis
  18. Ibu, Engkau Nafas dari Seluruh Nafasku | Try Sulistiono Rizqi
  19. Ibu, Kau Belahan Jiwaku | Dyah Triasih
  20. Ibu, Kau Segala-galanya bagiku | Aroma Ruri Permata
  21. Ibu, Kau yang Terindah | Revina Elrainza
  22. Ibu, Matahari dan Bulan | Wildan Fauzi Rabbani
  23. Ibu, Penyemangat Hidupku | Zaniska Loveyka Permata
  24. Ibu, Tujuh Keajaiban Dunia | Amyra Jasmine
  25. Kau dan Buruk Sangkaku | Syauqila
  26. Kau Itu Pesulap | Jaenal Jalalludin
  27. Kenangku Tentang Kasihmu | Meliani
  28. Kepada Perempuan Bernama Surga | Aldy Istanzia Wiguna
  29. Ketulusan Hati Seorang Ibu | Alfi
  30. Kunci Surgaku | Nawank Wulan
  31. Kunci Surgaku | Takiara Ayunir Dara Dayu
  32. Malaikat Nyata | Gluck Fraulein
  33. Malaikat Tak Bersayap | Nuni Rachmawati
  34. Malam Bersamamu | Dhesfi Kedavra
  35. Mama | Dewi Nabilah Anwar
  36. Mama, Kau Laksana Bidadari | DSM Herlambang
  37. Memenuhi Catatan Waktuku | Lin Hana FAM879M
  38. Memorabilia Bersama Bunda | Yayuk Sulistiawati 
  39. Mengenang Keperwiraanmu | Achmad A. Arifin 
  40. Mimpi Itu dan Segala Sesuatu yang Memecah Putih Kakimu | Imam Apriansyah 
  41. Motivatorku | ATEM
  42. Pada Suatu Masa | Shabrina Afrah
  43. Padamu Segalanya, Mama... | Octavia Nasution
  44. Pahlawan bagi Setiap Kehidupan | Eka Permata Yulfiani
  45. Pahlawan Jiwa | Mifta Resti
  46. Pahlawan Nomor Satuku | Eni NN
  47. Pahlawan Tanpa Batas | Anggitan K.
  48. Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Itu Mama | Khansa Alifah Nashhah
  49. Pelita Kasih | Lathifah Edib
  50. Pengorbanan Mama | Indah Permatasari
  51. Ratu Hatiku | Widia Aslima
  52. Rindu Ibu Sepanjang Bayang | Khuswatun Hasanah
  53. Rupa Sang Pembawa Surga, Mama | Teny Noor Fratiwi
  54. Sajak Ini untukmu, Ibu | Melly Waty
  55. Sajak Lentera | Bidha Nuriskha
  56. Sayapmu Sungguh Kuat | Tomy M Saragih
  57. Sebentuk Maaf | Yuni Ayu Amida
  58. Sebut “Ibu” Tiga Kali | Ajar Hayu
  59. Sekuntum Rindu | Diyar Oksana 
  60. Selasar | Syihabul Furqon 
  61. Semusim Rindu Milik Mama | Zahrah Satifa
  62. Seonggok Rindu untukmu, Bidadariku | Laily Rahmawati
  63. Seuntai Pena untuk Ibu | Tasha Hafidzanniswa
  64. Simfoni Ibu | Lauh Sutan Kusnandar
  65. Surga di Telapak Kakimu | Novita Hariyani
  66. Tak Ada yang Sepertimu | Yanfa An Nury
  67. Takkan Setara | Nurro Mahmudah
  68. Tentang Ibu | Opik Hidayat
  69. Terima Kasih Mama | Nurul Anisa
  70. Terima Kasih Pelitaku, Mamak | Ria Hidayah
  71. Terima Kasih Tak Terdefinisikan | Sinar Yunita Purba
  72. Tuturan Do’a untuk Ummi | Nikmal
  73. Untaian Kata untuk Ibuku | Tri Sadono
  74. Untukmu Oh Ibu | Muhamad Ali Bagja
  75. Wanita Suci | Riyan Haqiqi Anshor
  76. Wanita Teristimewa | Vika Nurdian Soleha
  77. Wira Hidup, Ini Janjiku! | Alin Mardiah

B. Kategori Flash Fiction:
  1. ? | Adiba Ad-Dawiyah
  2. ? | Elsa Khairun Nissa
  3. ? | Tubagus Rangga Efarasti
  4. 1095 Tangkai Mawar Putih | Ria Novayani
  5. Airmta untuk Mama | Liza Nopriza
  6. Catatan Hati untuk Mamaku Tercinta | Putri Rahayu
  7. Dia Malaikat Nyata | Gluck Fraulein
  8. Emakku | Nur Maimunah
  9. Hati yang Mulia | Anisatun Aminah
  10. Ibu, Engkau Karang Terkokoh di Tengah Lautan Kehidupanku | Fitria Nur Husnia
  11. Ini Janjiku | Lateeva Martufemi
  12. Mama Jangan Pergi | Widia Aslima
  13. Mama, Maaf | Sri Jayanti
  14. Mamakku, Bidadari Surga | Ria Hidayah
  15. Rindu Tak Tersampaikan untuk Mamah | Arik Febri Malindo Sari
  16. Senyum Menitikkan Air Mata | Endan Pratiwi Mashud
  17. Sepucuk Cinta Ibu | Nawank Wulan
  18. Sisa Waktuku | Muhammad Adi Fadlillah
  19. Surga di Telapak Kakimu, Mama | DSM Herlambang
  20. Tangis Bahagia | Mardiana Mahmuddin
  21. Terimakasih, Ma | Rahel Simbolon
  22. Wanita Terhebat Itu Adalah Mamaku | Kirania Nita

Catatan Penting:
  1. Mohon maaf, hanya naskah yang mengikuti syarat & ketentuan saja yang akan diupdate,
  2. Update berikutnya, insyaAllah tanggal 22 Desember 2012 (jika tidak ada kendala),
  3. Bagi yang belum copy-paste info lombanya dan men-tag rekan-rekannya (termasuk TRe), silakan disebarluaskan info lombanya,
  4. Sehubungan dengan animo peserta yang berpartisipasi pada kategori puisi, maka setelah ditimang (maksudnya ditimbang), diperhatinkan (maksudnya diperhatikan) dan dipusatkan (maksudnya diputuskanj)... dengan begitu untuk naskah PUISI akan ditambah kuotanya menjadi 77 naskah/ penyair sedangkan untuk FLASH FICTION dikerucutkan/ dirampingkan menjadi 22 naskah/ penulis,
  5. Bagi yang sudah mengirimkan salah satu kategori, semisal Puisi boleh mengirimkan Flash Fiction. Akan tetapi tidak menjamin keduanya dapat lolos, atau bahkan keduanya bisa saja tidak lolos penilaian dan atau dalam pemenuhan syarat & ketentuan.
Info Lebih Penting:
Jika ada kekeliruan NAMA PENA atau JUDUL NASKAH, silakan konfirmasi di kotak komentar pada catatan ini.

Info Undangan Menulis:
https://www.facebook.com/notes/tubagus-rangga-efarasti/info-undangan-menulis-puisi-dan-flash-fiction-mama-gelar-pahlawan-sepanjang-masa/388229814593157

Salam Gelas Kosong
[ berkarya untuk bangsa yang berbudaya dan berkarakter ]

***

SHARE :
CB Blogger
Comments
0 Comments

Poskan Komentar

Berlangganan via Email

 
Copyright © 2014 Penyair Gelas Kosong. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Design by Creating Website and CB Blogger