Home » » Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1433H

Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1433H

Posted by Penyair Gelas Kosong on Sabtu, 18 Agustus 2012


Tubagus Rangga Efarasti mengucapkan:

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar... Laa ilaaha illallahu wallaahu akbar... Allaahu akbar walillaahil hamd...
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum...
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433H...

Dengan segala kerendahan hati & kesadaran pribadi, saya Tubagus Rangga Efarasti yang terlahir sebagai seorang lelaki pengasih dan penyayang, bersama ini memohon maaf lahir dan batin. Semoga diberkenankan untuk memaafkan segala salah, khilaf, alpa dan lupa diri ini, baik dalam lisan, tulisan serta tindakan ya... *^,^*

Maaf*


maafkan aku salah melangkah buat kalian kecewa
maafkan aku salah melangkah hati kalian terluka

begitu indah semua terasa manis
kisah ironis bersama mampu kita tepis
dalam lembaran ada tawa bahkan tangis
Tuhan telah beri ku kisah hidup yang begitu harmonis

bahagia kita hidup dalam arti kesederhanaan
dibawah atap rumah yang berikan satu naungan
beribu kisah manis yang telah kalian berikan
serasa tak ingin begitu saja untuk kulewatkan
namun ada banyak hal yang hendak kuutarakan
rasa berdosa yang kian galau dalam pikiran
saat aku terus berbuat banyak khilaf pada kalian
seolah semua itu tak layak tuk bisa dimaafkan
apa yang kalian harapkan tak kujalani
seolah semua rintangan buatku tak berani
ternyata hanya malas hinggap dalam diri ini
dan hanya ada rasa penyesalan itu hingga kini

hanya kata maaf yang bisa terucap untuk kalian
tuk bisa tutup semua rasa penyesalan
atas semua khilaf tindakan dan lisan

maafkan aku salah melangkah buat kalian kecewa
maafkan aku salah melangkah hati kalian terluka

saat amanat hanya kuanggap angin lalu
tiap nasihat dari kalian seolah berlalu
tak kuingat pesan yang terucap selalu
karena diriku terbuai hal yang kurang perlu

ku terlalu mementingkan ego di diri
satu kesalahan yang tak kusadari
tapi kalian selalu kan beri kasih yang hangat
tak peduli telah banyak pedih yang kupahat
ku tahu, ku memang telah salah melangkah
dan diriku selalu buat bermacam masalah
semoga saja masih terbukakan pintu maaf
atas segala salah dan tindakanku yang khilaf
moga ku tak lagi ulangi usia yang sama
dan kelak ku mampu bahagiakan kalian semua
dengan usaha yang kulakukan sekuat tenaga
hingga tiba saat ku buat kalian bangga

maafkan aku salah melangkah buat kalian kecewa
maafkan aku salah melangkah hati kalian terluka

*) KnEight Banten

NB: Mohon maaf juga untuk rekan-rekan yang tidak mendapatkan pesan singkat dari TRE dan pesan singkat dari rekan-rekan yang tidak sempat TRE balas (pulsa limit). Semoga dengan fasilitas Blog ini bisa tersampaikan segala aktivitas maaf-memaafkannya ya... Tengat dan semoga damai bersama... Amin... *^_^*

***

Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha

Takbir
Lafadz Takbir Hari Raya

اللهُ اكبَرُ- اللهُ اَكْبَرُ- اللهُ اكبَرُ لااِلهَ الااللهُ وَاللهُ اكبَرُاَللهُ اكبَرُ وَللهِ الحَمْد


Malam hari raya adalah waktunya Takbiran. Dan inilah  teks bacaan atau lafadz  takbir malam lebaran Idul Fitri dan Idul Adha yang dilengkapi dengan teks arab-latin-arti. Tersedia juga teks takbir versi panjang (sempurna). Untuk teks Takbir tulisan arab, bisa download di sini Sedangkan untuk mendengarkan gema Takbir versi audio (MP3) bisa download di sini [6,2 mb], dengan musik yang rancak bana, unik dan easy listening.

A. Takbir pada umumnya::


الله اكبر- الله اكبر- الله اكبر لااله الاالله والله اكبرالله اكبر ولله الحمد

Allaahu akbar.. Allaahu akbar.. Allaahu akbar.....
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.

 

Artinya :
Allah Maha Besar (3x)
Tiada Tuhan selain Allah
Allah Maha Besar
Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.

B. Bacaan yang sempurna:



َاللهُ اكبَر كَبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا, لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه, مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن, وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون, وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن, وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن, لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه, صَدَق ُوَعْدَه, وَنَصَرَ عبْدَه, وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه, لاالهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُ وَِللهِ الحَمْد

Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,...
wasubhaanallaahi bukrataw - wa ashillaa.
Laa - ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahuddiin walau karihal - kaafiruun, walau karihal munafiqun, walau karihal musyrikun. Laa - ilaaha - illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, - wa - a'azza - jundah, wahazamal - ahzaaba wahdah. Laa - ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Artinya:
Allah Maha Besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.
Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya.
Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.

***

Sekilas Tengtang Arti Minal 'Aidin wal-Faizin

Minal 'Aidin wal-Faizin adalah tradisi yang biasa diucapkan antara sesama muslim Indonesia saat merayakan Idul Fitri, setelah menunaikan ibadah puasa pada bulan ramadan. Ucapan ini secara harfiah diterjemahkan menjadi "dari (yang) kembali dan berhasil," secara umum ditejemahkan "Semoga kita semua tergolong mereka yang kembali (ke fitrah) dan berhasil (dalam latihan menahan diri)"

Ucapan Idul Fitri sesuai sunnah

Mengucapkan kata "Minal 'Aidin wal-Faizin" di saat hari Idul Fitri maupun Idul Adha, merupakan budaya umat Islam di Indonesia, biarpun berbahasa Arab, ucapan ini tidak akan dimengerti maknanya oleh orang Arab, dan kalimat ini tidak ada dalam kosa kata kamus bahasa Arab, dan hanya dapat dijumpai makna kata per katanya saja. Tidak ada dasar-dasar yang jelas tentang ucapan ini, baik berupa hadist, atsar atau lainnya.
Menurut Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah, ucapan idul Fitri yang sesuai dengan sunnah, “Adapun ucapan selamat pada hari raya ‘Ied, sebagaimana ucapan sebagian mereka terhadap sebagian lainnya jika bertemu setelah sholat ‘Ied yaitu: Taqabbalallahu minna wa minkum (semoga Allah menerima amal kami & kalian) atau ahaalallahu ‘alaika (Mudah-mudahan Allah memberi balasan kebaikan kepadamu) dan semisalnya.”

[Sumber 1 dan Sumber 2]

SHARE :
CB Blogger
Comments
0 Comments

Poskan Komentar

Berlangganan via Email

 
Copyright © 2014 Penyair Gelas Kosong. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Design by Creating Website and CB Blogger