Tentang Gelas Kosong

Tampilkan postingan dengan label Gelas Kosong Entertainment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gelas Kosong Entertainment. Tampilkan semua postingan

Kumpulan Gambar Kreatif dari Relawan Jokowi dan JK






RELAWAN JOKOWI - JK



Tubagus Rangga Efarasti - Visit Banten 2013

VISIT BANTEN 2013

Artist : Tubagus Rangga Efarasti
Title : Visit Banten 2013
Album : TReisme Raap Public
Label : Tamasya Musafir Kata Gelas Kosong
Genre : Hip Hop
Realase : Februari 2013
Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter



Hak Cipta Atas Kekayaan Intelektual dilindungi oleh Undang-undang.
Semua yang ada di sini hanyalah untuk media promosi, bukan sebagai media jual-beli. Jika Anda berkenan dan berminat untuk mendengarkannya, silakan download secara gratis (link download sudah disediakan di setiap akhir info). Sebagai wujud kepedulian dan perhatian Anda terhadap negeri Indonesia tercinta (khususnya di ranah belantika musik tanah air) silakan beli lagu/ CD aslinya dengan kualitas suara yang lebih jernih dan komplit (bonus track). Lagu/ CD asli bisa didapatkan di website-website terpercaya atau di CD Store terdekat di kota Anda untuk tetap dapat menghargai karyanya. Salam Gelas Kosong - berkarya untuk bangsa yang berbudaya dan berkarakter.

Update Peserta Final Undangan Menulis Puisi dan Flash Fiction: “Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa”


Update Peserta Final Undangan Menulis Puisi dan Flash Fiction:
“Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa”

“Memperingati Hari Ibu, 22/12/2012”

A. Kategori Puisi:
  1. ? | Adiba Ad-Dawiyah
  2. ? | Tubagus Rangga Efarasti
  3. “Pahlawan Pendoaku” | Benedikta Anna
  4. “Surat Cintaku untuk Bunda” | Ameera Afya Nurjannah 
  5. Air Mata Bunda | Nikodemus Niko
  6. Bunda (Cahaya dalam Hidupku) | Lina Khiyaroh
  7. Bunda, Engkau Mata Air Kehidupan | Edrida Pulungan
  8. Catatan Tentang Pahlawanku | Sri Asrifa
  9. Cinta Tulus dari Mama | Surya Fahlevi
  10. Cinta untuk Bunda | Annisa Mahmudah
  11. Dia Ibuku | Tenik Heldayani Guniar
  12. Doamu Mama | Yuni Yuindri
  13. Fatamorgana Hujan Milik Ibu | Reny Ariani 
  14. Ibu | Lucky Genno Satrio
  15. Ibu | Muhammad Adi Fadlillah
  16. Ibu | Nadia Siti Maryam
  17. Ibu, Aku dan Bias Waktu | Danney Dunis
  18. Ibu, Engkau Nafas dari Seluruh Nafasku | Try Sulistiono Rizqi
  19. Ibu, Kau Belahan Jiwaku | Dyah Triasih
  20. Ibu, Kau Segala-galanya bagiku | Aroma Ruri Permata
  21. Ibu, Kau yang Terindah | Revina Elrainza
  22. Ibu, Matahari dan Bulan | Wildan Fauzi Rabbani
  23. Ibu, Penyemangat Hidupku | Zaniska Loveyka Permata
  24. Ibu, Tujuh Keajaiban Dunia | Amyra Jasmine
  25. Kau dan Buruk Sangkaku | Syauqila
  26. Kau Itu Pesulap | Jaenal Jalalludin
  27. Kenangku Tentang Kasihmu | Meliani
  28. Kepada Perempuan Bernama Surga | Aldy Istanzia Wiguna
  29. Ketulusan Hati Seorang Ibu | Alfi
  30. Kunci Surgaku | Nawank Wulan
  31. Kunci Surgaku | Takiara Ayunir Dara Dayu
  32. Malaikat Nyata | Gluck Fraulein
  33. Malaikat Tak Bersayap | Nuni Rachmawati
  34. Malam Bersamamu | Dhesfi Kedavra
  35. Mama | Dewi Nabilah Anwar
  36. Mama, Kau Laksana Bidadari | DSM Herlambang
  37. Memenuhi Catatan Waktuku | Lin Hana FAM879M
  38. Memorabilia Bersama Bunda | Yayuk Sulistiawati 
  39. Mengenang Keperwiraanmu | Achmad A. Arifin 
  40. Mimpi Itu dan Segala Sesuatu yang Memecah Putih Kakimu | Imam Apriansyah 
  41. Motivatorku | ATEM
  42. Pada Suatu Masa | Shabrina Afrah
  43. Padamu Segalanya, Mama... | Octavia Nasution
  44. Pahlawan bagi Setiap Kehidupan | Eka Permata Yulfiani
  45. Pahlawan Jiwa | Mifta Resti
  46. Pahlawan Nomor Satuku | Eni NN
  47. Pahlawan Tanpa Batas | Anggitan K.
  48. Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Itu Mama | Khansa Alifah Nashhah
  49. Pelita Kasih | Lathifah Edib
  50. Pengorbanan Mama | Indah Permatasari
  51. Ratu Hatiku | Widia Aslima
  52. Rindu Ibu Sepanjang Bayang | Khuswatun Hasanah
  53. Rupa Sang Pembawa Surga, Mama | Teny Noor Fratiwi
  54. Sajak Ini untukmu, Ibu | Melly Waty
  55. Sajak Lentera | Bidha Nuriskha
  56. Sayapmu Sungguh Kuat | Tomy M Saragih
  57. Sebentuk Maaf | Yuni Ayu Amida
  58. Sebut “Ibu” Tiga Kali | Ajar Hayu
  59. Sekuntum Rindu | Diyar Oksana 
  60. Selasar | Syihabul Furqon 
  61. Semusim Rindu Milik Mama | Zahrah Satifa
  62. Seonggok Rindu untukmu, Bidadariku | Laily Rahmawati
  63. Seuntai Pena untuk Ibu | Tasha Hafidzanniswa
  64. Simfoni Ibu | Lauh Sutan Kusnandar
  65. Surga di Telapak Kakimu | Novita Hariyani
  66. Tak Ada yang Sepertimu | Yanfa An Nury
  67. Takkan Setara | Nurro Mahmudah
  68. Tentang Ibu | Opik Hidayat
  69. Terima Kasih Mama | Nurul Anisa
  70. Terima Kasih Pelitaku, Mamak | Ria Hidayah
  71. Terima Kasih Tak Terdefinisikan | Sinar Yunita Purba
  72. Tuturan Do’a untuk Ummi | Nikmal
  73. Untaian Kata untuk Ibuku | Tri Sadono
  74. Untukmu Oh Ibu | Muhamad Ali Bagja
  75. Wanita Suci | Riyan Haqiqi Anshor
  76. Wanita Teristimewa | Vika Nurdian Soleha
  77. Wira Hidup, Ini Janjiku! | Alin Mardiah

B. Kategori Flash Fiction:
  1. ? | Adiba Ad-Dawiyah
  2. ? | Elsa Khairun Nissa
  3. ? | Tubagus Rangga Efarasti
  4. 1095 Tangkai Mawar Putih | Ria Novayani
  5. Airmta untuk Mama | Liza Nopriza
  6. Catatan Hati untuk Mamaku Tercinta | Putri Rahayu
  7. Dia Malaikat Nyata | Gluck Fraulein
  8. Emakku | Nur Maimunah
  9. Hati yang Mulia | Anisatun Aminah
  10. Ibu, Engkau Karang Terkokoh di Tengah Lautan Kehidupanku | Fitria Nur Husnia
  11. Ini Janjiku | Lateeva Martufemi
  12. Mama Jangan Pergi | Widia Aslima
  13. Mama, Maaf | Sri Jayanti
  14. Mamakku, Bidadari Surga | Ria Hidayah
  15. Rindu Tak Tersampaikan untuk Mamah | Arik Febri Malindo Sari
  16. Senyum Menitikkan Air Mata | Endan Pratiwi Mashud
  17. Sepucuk Cinta Ibu | Nawank Wulan
  18. Sisa Waktuku | Muhammad Adi Fadlillah
  19. Surga di Telapak Kakimu, Mama | DSM Herlambang
  20. Tangis Bahagia | Mardiana Mahmuddin
  21. Terimakasih, Ma | Rahel Simbolon
  22. Wanita Terhebat Itu Adalah Mamaku | Kirania Nita

Catatan Penting:
  1. Mohon maaf, hanya naskah yang mengikuti syarat & ketentuan saja yang akan diupdate,
  2. Update berikutnya, insyaAllah tanggal 22 Desember 2012 (jika tidak ada kendala),
  3. Bagi yang belum copy-paste info lombanya dan men-tag rekan-rekannya (termasuk TRe), silakan disebarluaskan info lombanya,
  4. Sehubungan dengan animo peserta yang berpartisipasi pada kategori puisi, maka setelah ditimang (maksudnya ditimbang), diperhatinkan (maksudnya diperhatikan) dan dipusatkan (maksudnya diputuskanj)... dengan begitu untuk naskah PUISI akan ditambah kuotanya menjadi 77 naskah/ penyair sedangkan untuk FLASH FICTION dikerucutkan/ dirampingkan menjadi 22 naskah/ penulis,
  5. Bagi yang sudah mengirimkan salah satu kategori, semisal Puisi boleh mengirimkan Flash Fiction. Akan tetapi tidak menjamin keduanya dapat lolos, atau bahkan keduanya bisa saja tidak lolos penilaian dan atau dalam pemenuhan syarat & ketentuan.
Info Lebih Penting:
Jika ada kekeliruan NAMA PENA atau JUDUL NASKAH, silakan konfirmasi di kotak komentar pada catatan ini.

Info Undangan Menulis:
https://www.facebook.com/notes/tubagus-rangga-efarasti/info-undangan-menulis-puisi-dan-flash-fiction-mama-gelar-pahlawan-sepanjang-masa/388229814593157

Salam Gelas Kosong
[ berkarya untuk bangsa yang berbudaya dan berkarakter ]

***

Undangan Menulis Puisi dan Flash Fiction: “Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa”

Undangan Menulis Puisi dan Flash Fiction:
“Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa”
 “Memperingati Hari Ibu, 22/12/2012”


Assalamu’alaikum Wr,Wb.
Wanita, yang disebut juga perempuan, putri, gadis, pemudi, wati, istri dan Mama. Wanita adalah salah satu jenis makhluk dari bangsa manusia yang memiliki halus kulitnya, lemah sendi tulangnya dan agak berlainan bentuk serta susunan tubuhnya dengan pria. Ia diciptakan oleh Allah SWT adalah untuk menyempurnakan peraturan-Nya agar berlangsungnya peradaban manusia di muka bumi ini.

Mama, yang dipanggil juga Ibu, Bunda, Mami, dlsb. Salah satu dari beberapa panggilan itulah yang biasa kita gunakan sebagai panggilan sayang kita (anak) kepada seorang wanita memiliki peranan penting dalam kehidupan kita. Dari semenjak perencanaan Allah atas terciptanya kita, menjadikan kita segumpal daging dan darah, ditiupkannya ruh sampai pula tangisan pertama kita di dunia fana. Ia adalah Mama, mengandung kita selama sembilan bulan (pada umumnya), melahirkan kita dengan dua pilihan (berlangsungnya napas dan terhentinya fana), menyusui kita dengan air yang suci selama dua tahun (pada umumnya), menjaga kita selama putaran rotasi bumi, memberikan kita asupan nutrisi serta makanan bergizi, mengajari kita akan kehidupan, mencukupi kita dengan pendidikan, sampai pada saat dimana kita tumbuh dan besar karena cinta dan kasih sayangnya. Dengan demikian, tidak ada satu alasan pun yang dibenarkan jika kita mendurhakainya. Maka, pantaslah letak surga seorang anak ada di telapak kaki seorang Ibu.

Adapun sabda Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan supaya kita (anak) harus berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua, terutama kepada Mama:
Kata Abu Hurairah R.A:
Telah datang seorang lelaki lalu bertanya; “Ya Rasulullah, siapakah orang yang lebih berhak mendapatkan pelakuan yang baik dariku?”
Beliau bersabda; “Ibumu!”
Aku bertanya kembali; “Kemudian siapa, Ya Rasul?”
Beliau bersabda; “Ibumu!”
Aku bertanya kembali; “Kemudian siapa, Ya Rasul?”
Beliau bersabda; “Ibumu!”
Aku bertanya kembali; “Kemudian siapa lagi, Ya Rasul?”
Beliau bersabda; “Bapakmu, kemudian orang yang lebih dekat denganmu, kemudian orang yang dekat denganmu!”
(Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Oleh karenanya, Mama adalah Mama, wanita yang harus dihormati, segala perintahnya yang baik harus ditaati, segala pimpinannya yang benar di-follow, ia harus kita muliakan. Jikalau seorang Mama diperlakukan semena-mena, disangkali perintah kebenarannya dan disakiti hatinya. Maka bahaya dan murka Allah SWT akan menimpa. Sungguh restu Mama adalah restu Ilahi.

Kini saatnya kita memperingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember dengan karya teruntuk Mama. Mengucapkan terima kasih pada Mama, mengungkapkan betapa cintanya kita pada Mama,  menghantarkan doa-doa pada Mama atau permohonan maaf yang ingin disampaikan pada Mama. Mari kita untai dan rangkai menjadi puisi dan flash fiction dengan menghadiri Undangan Menulis: “Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa”.

Kategori:
  1. Puisi
  2. Flash Fiction

Syarat & Ketentuan Umum:
  1. Warga Negara Indonesia (WNI), tanpa batas usia, agama, pendidikan, suku, daerah, status ekonomi, pandangan politik dan tentunya Undangan Menulis ini untuk insan pembelajar.
  2. Naskah harus asli, orisinal karya sendiri, bukan kutipan, saduran, plagiat, copy paste, terjemahan, bukan karya orang lain atau menjiplak baik sebagian maupun keseluruhan dari naskah yang  telah ada sebelumnya dan belum pernah dipublikasikan, baik media massa cetak maupun media elektronik.
  3. Secara keseluruhan isi naskah (termasuk judul) menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, bukan bahasa asing, bahasa daerah atau bahasa luar angkasa (baca: Alay). Jika ingin menggunakan bahasa asing atau bahasa daerah harus ditulis miring (italic) dan diberi catatan kaki.
  4. Naskah tidak mengandung unsur SARA, pornografi, politik, diskriminasi, intimidasi dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
  5. Naskah diketik rapi;
    • Kertas A4,
    • Semua garis tepi 3 cm (Atas, bawah, kiri dan kanan),
    • Jenis huruf Times New Roman dengan ukuran 12 pt,
    • Untuk judul ditulis tebal (Bold) dan tidak diperkenankan menggunakan tema Undangan Menulis ini sebagai judulnya (Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa),
    • Jarak garis atau jarak spasi 1,5 pt,
  6. Naskah Puisi maksimal 2 halaman, boleh kurang tapi tidak boleh lebih.
  7. Naskah Flash Fiction berjumlah 222 kata (tidak termasuk judul). Jumlah kata tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih.
  8. Pada halaman awal naskah (tidak boleh terpisah), sertakan redaksi seperti berikut;
Kategori         : (Puisi/ Flash Fiction)
Untuk Ibuku (disesuaikan dengan panggilan rekan-rekan) ter .... (boleh tercinta, terbaik, tercantik, termanis, terhebat, atau ter-ter yang lainnya) :
Nama Ibu
Boleh juga menyertakan Tempat, tanggal, bulan dan tahun lahir Ibu (hayooo, ngaku siapa yang nggak tahu...)

Contoh:
Kategori          : Puisi
Untuk Mamaku tercinta: Asliati
Bukit Tinggi, 8 Oktober 1953

  1. Pada halaman akhir naskah (tidak boleh terpisah), sertakan biodata narasi maksimal 50 kata.

Syarat dan Ketentuan Pengiriman Naskah:
  1. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 naskah atau 1 karya terbaiknya (dipilih dari 2 kategori; Puisi saja atau Flash Fiction saja).
  2. Simpan (save) naskah dengan format Doc. atau Docx. (bukan Odt., RTF., PDF., dll.).
  3. File naskah diberi nama;
GK-Mama#Nama Penulis/ Nama Pena# P/W (Pria/Wanita)#Judul Naskah
Contoh:
GK-Mama#Tubagus Rangga Efarasti#P# Sebingkai Doa Terangkai Cinta
  1. Naskah dikirimkan via inbox Facebook ke: Tubagus Rangga Efarasti:
Syarat & Ketentuan Khusus:
  1. Salin (copy-paste) Info Undangan Menulis ini ke dalam catatan Facebook masing-masing dan tag 222 orang teman. Ups, selain kebanyakan ternyata memang tidak bisa sebanyak itu. Ya sudah, kalau begitu tag minimal 22 orang teman.
  2. Kemudian bergabung di Fanspage Gelas Kosong;
  3. Kemudian bergabung di Fanspage Tamasya Musafir Kata;
  4. Mau bergabung di grup Tamasya Apresiator (Tamtor)? Silakan kirim inbox kesediaannya kepada TRe. Dengan senang hati, kami siap membantu.

Garis Waktu:
  1. Undangan Menulis ini dibuka pada hari Kamis, 22 November 2012,
  2. Update peserta sementara I pada hari Minggu, 2 Desember 2012,
  3. Update peserta sementara II pada hari Sabtu, 22 Desember 2012,
  4. Update peserta final sekaligus penutupan (dead line) pada hari Senin, 31 Desember 2012,

Penghargaan:
  1. 99 naskah terbaik (49 Puisi dan 49 Flash Fiction + 1 naskah) akan dibukukan secara mandiri di Gelas Kosong Publishing.
  2. Seluruh peserta mendapatkan e-Sertifikat Piagam Penghargaan.

Catatan Penting:
Hanya naskah yang memenuhi syarat & ketentuan saja yang akan didata dalam update peserta.
Jika naskah yang sudah memenuhi kriteria penilaian, maka Undangan Menulis ini akan ditutup, bisa sebelum atau sesudah dead line.
Terima kasih banyak atas segala perhatiannya. Kami nantikan kehadiran rekan-rekan dalam karya Puisi atau Flash Fiction. Mohon maaf atas segala kekurangan akhir kata kami ucapkan;

Salam Gelas Kosong
Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter
22 November 2012

***

Tubagus Rangga Efarasti - Sebingkai Doa Terangkai Cinta

Musikalisasi Puisi: Tubagus Rangga Efarasti
Sebingkai Doa Terangkai Cinta
: Untuk mamaku tercinta


oh ibu ku cinta padamu, oh ibu ku sayang padamu
terima kasih kuucapkan atas semua jasa-jasamu
kini kukirimkan untukmu sebingkai doa terangkai cinta
maafkanlah salah khilafku, semoga engkau selalu bahagia

ibu, kau indah bersahaja
cinta dan kasih sayangmu sungguh luar biasa
teringat kembali masa kecilku yang bahagia
kauajari aku belajar banyak hal tentang dunia
dari merangkak, berjalan sampai berlari,
menulis, berhitung, menggambar dan mengeja
kaujaga diriku dari terbit sampai terbit kembali matahari
rasanya ingin kembali dimanja...

ibu, kau laksana bidadari
segala petuah dan doamu selalu mengiringi
langkah-langkah kecilku menjadi sangat berharga
kauajari aku belajar banyak hal tentang surga
dari berkata jujur, sholat sampai mengaji,
alif, ba, ta, sa..., selalu peka rasa, tutur bahasa
kaujaga diriku dari segala mara bahaya
meski rintangan selalu menguji...

ibu, kau seanggun purnama
sinar auramu terangi relung jiwa yang redup
senyum tulusmu enyahkan keluh kesah dan dilema
kauajari aku belajar banyak hal tentang hidup
dari peduli, memberi sampai berbagi
ilmu yang bermanfaat, harta hanya amanat
kaujaga diriku dengan cintamu yang tak terganti
‘tuk selamanya di sepanjang hayat...

oh ibuku yang baik hati
terima kasihku untuk semua kasih sayangmu padaku
oh Tuhanku Yang Maha Esa
sayangilah ibuku sebagaimana ia sayangi aku


Serang, 22 Desember 2010



Untuk mendengarkan dan men-download MP3, silakan klik di SINI.

Info Undangan Menulis, silakan klik di SINI.

***

Lirik Lagu Tubagus Rangga Efarasti - Tamasya Cinta (Tamta)


Tubagus Rangga Efarasti - Tamasya Cinta (Tamta)


Intro:
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh…
lagu ini kupersembahkan untuk Tamta
yang ada di Tamasya Musafir Kata
semoga selalu sehat, sukses dan bahagia
damailah kita bersama

>>> 

pada suatu ketika di Tamasya
setiap sisi relung hati jadi berarti
kita tulis semua tentang cinta
oh tak ada satu pun yang akan terganti

jalani hari dengan penuh semangat
tegur sapa dalam tuturan indah
untuk semua kisah manis di taman
yang nanti akan selalu kita rindukan

Reff 1:
kita adalah Tamta, insan pembelajar
berbagi memberi kasih sayang
hanya di Taman Sastra dan juga Budaya
Tamasya selalu dalam cinta

cipta nada dalam canda dan tawa
lebur rasa di setiap suasana
suka duka bersama satu jiwa
kisah ini jadi sebuah renjana

Reff 2:
kita satu gerakan dalam kedamaian
berjuang dan tak pernah patah arang
Tengat dalam berkarya untuk masa depan
dan nanti kita pun merindukan

Beat:
kita berjalan di derasnya sang hujan
coba luangkan wajah-wajah kenangan
yang terlukis waktu pertama kali kita bertemu
hantarkan kedamaian dan takkan pernah jemu

Tamasya Musafir Kata dalam senandung
di raut rasa keluh kesah pun kini terapung
cinta dan kasih sayang kita jadikan payung
sebagai peneduh serta pelindung bagai lembayung

Reff 1&2:
kita adalah Tamta, insan pembelajar
berbagi memberi kasih sayang
hanya di Taman Sastra dan juga Budaya
Tamasya selalu dalam cinta

kita satu gerakan dalam kedamaian
berjuang dan tak pernah patah arang
Tengat dalam berkarya untuk masa depan
dan nanti kita pun merindukan

kita adalah Tamta, insan pembelajar
berbagi memberi kasih sayang
hanya di Taman Sastra dan juga Budaya
Tamasya selalu dalam cinta

kita satu gerakan dalam kedamaian
berjuang dan tak pernah patah arang
Tengat dalam berkarya untuk masa depan
dan nanti kita pun merindukan

kita tulis semua tentang cinta
hanya di Tamasya Musafir Kata…

***

Free Download MP3 klik di SINI

Lirik Lagu Tubagus Rangga Efarasti - Kutang Barendo

LAGU #06
       Track - Disc : 06/09 - 01
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Kutang Barendo
       Album : Gelas Kosong Republik
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Hip Hop
       Realase : Oktober 2012
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter


Tubagus Rangga Efarasti - Kutang Barendo


Intro:
lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
lah tamanung nan tuo-tuo
takana mudo nan dahulu

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh…
Welcome back with me again Tubagus Rangga Efarasti
in music culture of Indonesia;
Kutang Barendo, check this song...!!!

>>>

Reff:
lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
lah tamanung nan tuo-tuo
takana mudo nan dahulu

lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
ranca manjadi sopir oto
tiok bulan bakawan baru

Beat:
antah manga gadih jo bujang
lah gilo raun tiok, tiok hari
talingo lah samo basubang
nan bapakai imitasi

saroman sajo kasadonyo
baiak jantan baiak batino
jalan sairing baduo-duo
caliak dahulu mako disapo

Coda:
lailalah kutang barendo
lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
nan lah malang tibo di ambo
tiok dapek indak katuju

Beat:
caliak lagak urang
antah apolah namonyo
lah malang nan gadih-gadih
tiok diawai tiok bapunyo

sajak dahulu sampai kini
barulah kini mulai tampak
lah manjadi bujang jo gadih
banyak nan tuo basipakak

Reff:
lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
lah maradah sarang tampuo
elok dicaliak lah dahulu

lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
lah tamanung gaek agogo
takano mudo nan dahulu

Beat:
antah manga gadih jo bujang
lah gilo raun tiok, tiok hari
talingo lah samo basubang
nan bapakai imitasi

saroman sajo kasadonyo
baiak jantan baiak batino
dek tak tantu ujung pangkanyo
sansaro juo jadinyo

Coda:
lailalah kutang barendo
lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
nan lah malang tibo di ambo
tiok dapek indak katuju

Hot Beat:
mari cintai musik lokal dan budaya
biar terus berjaya
sampaikan lewat karya
dan kita tetap bergaya
biar mereka percaya
negeri Indonesia amatlah kaya raya

jangan cuma bisa berdiam saja
tanamkan mental baja
bukan waktu mengeja
jadilah kita raharja
biar negeri Indonesia tetap dipuja-puja
sang maharaja

Reff:
lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
lah tamanung nan tuo-tuo
takana mudo nan dahulu

lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
ranca manjadi sopir oto
tiok bulan bakawan baru

lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
lah maradah sarang tampuo
elok dicaliak lah dahulu

lailalah kutang barendo
nan tampuruang sayak babulu
lah tamanung gaek agogo
takano mudo nan dahulu

***

Terjemahan Lirik:

Pastilah yang bukan orang awak (orang Minang/ Bukit Tinggi) akan penasaran dengan arti dari lagu Kutang Barendo ini dan asumsi awal akan mengira bahwa lagu ini berbau pornografi karena terdapat lirik "kutang" atau "babulu" nya. Tunggu dulu, buang jauh-jauh pikiran yang aneh-aneh ya, karena jika kita sudah mengtahuinya ternyata arti dari lirik lagu ini jauh dari pornografinya. Bahkan sarat makna dan pembelajaran untuk kita, khususnya anak muda seperti TRE (hehehe, serasa masih muda nih *^_^*). Nah, langsung saja yuk kita simak terjemahan/ arti dari lirik Kutang Barendo.

Intro
(dilewat saja ya)

Reff:
lailalah kutang barendo: ya iyalah kutang/ BH yang berenda (ups, ini benar-benar kutang lho)
nan tampuruang sayak babulu: batok kelapa yang ada serabutnya (sebenarnya masih nyambung dengan lirik sebelumnya kalau diartikan secara konotasi)
lah tamanung nan tuo-tuo: yang tua-tua hanya bisa termenung
takana mudo nan dahulu: saat mengingat masa muda dahulu

lailalah kutang barendo:
nan tampuruang sayak babulu:
ranca manjadi sopir oto: lebih baik menjadi supir mobil (daripada diam di rumah/ jalan-jalan tanpa tujuan maksudnya)
tiok bulan bakawan baru: tiap bulan berkawan/ mempunyai teman yang baru

Beat:
antah manga gadih jo bujang: entah mengapa gadis dan bujang
lah gilo raun tiok, tiok hari: gila/ senang jalan-jalan setiap hari
talingo lah samo basubang: telinga sama-sama beranting/ memakai anting
nan bapakai imitasi: yang dipakai imitasi/ palsu (oalah, mau nampang kok gak punya modal ya)

saroman sajo kasadonyo: sama saja semuanya
baiak jantan baiak batino: baik yang laki-laki maupun yang perempuan
jalan sairing baduo-duo: jalan beriringan berdua-dua (hehehe, asal jangan pegangan tangan ya)
caliak dahulu mako disapo: dilihat dulu baru disapa (maksudnya kalau kita menyapa lihat dulu mana yang laki-laki dan mana yang perempuannya, karena zaman sekarang dua-duanya sama saja atau tidak bisa dibedakan, baik cara berpenampilannya maupun sama-sama suka bertingkah laku yang aneh-aneh kalau pacaran)

Coda:
lailalah kutang barendo:
lailalah kutang barendo:
nan tampuruang sayak babulu:
nan lah malang tibo di ambo: malangnya nasibku (gak mau ah, nasibmu saja)
tiok dapek indak katuju: tiap dapat (maksudnya pacar atau tiap kali pacaran) selalu tidak cocok

Beat:
caliak lagak urang (kini): lihat gaya anak zaman (sekarang)
antah apolah namonyo: entah apalah namanya (maksudnya nama gaya zaman sekarang, baik gaya berpenampilan maupun gaya berpacarannya)
lah malang nan gadih-gadih: kashian gadis-gadisnya
tiok diawai tiok bapunyo: tiap kali dekat tapi sudah ada yang punya (hihihi, kasihannya... untung TRE belum pernah mengalami seperti itu)

sajak dahulu sampai kini: sejak dahulu sampai sekarang
barulah kini mulai tampak: barulah sekarang mulai terlihat/ terjadi
lah manjadi bujang jo gadih: sudah menjadi bujang sama gadis (maksudnya baik laki-laki maupun perempan semakin menjadi-jadi)
banyak nan tuo basipakak: banyak orang tua jadi bertengkar (maksudnya karena tingkah laku seperti itu para orang tua menjadi bertengkar)

Reff:
lailalah kutang barendo:
nan tampuruang sayak babulu:
lah maradah sarang tampuo: mulai rendah sarang burung tempua (maksudnya karena pergaulan zaman sekarang membuat harga diri atau nilai kuantitas serta kualitas diri menjadi rendah)
elok dicaliak lah dahulu: bagusnya diliat lebih dahulu (nah, dengan demikian para orang tua atau orang yang ingin mencari pasangan hidup haruslah melihat/ mempelajari dahulu sebelum di akhirnya menyesal/ kecewa)

lailalah kutang barendo:
nan tampuruang sayak babulu:
lah tamanung gaek agogo: termenung para orang tua
takano mudo nan dahulu: teringat masa muda yang dahulu

Beat:
antah manga gadih jo bujang:
lah gilo raun tiok, tiok hari:
talingo lah samo basubang:
nan bapakai imitasi:

saromansa jo kasadonyo:
baiak jantan baiak batino:
dek tak tantu ujung pangkanyo: tidak tahu ujung pangkalnya (maksudnya pada akhirnya diri mereka mau dibawa ke mana)
sansaro juo jadinyo: sengsara juga jadinya (nah, makanya harus punya prinsip dalam hidup ini... ingat selalu ya, bahwa perempuan itu "membawa perut" dan laki-laki punya "seribu langkah")

Coda
Hot Beat
Reff
(dilewat saja ya)

Nah, bagaimana setelah mengetahui arti sesungguhnya dari lirik lagu Kutang Barendo ini. Jauh dari kesan pornografi dan bahkan sarat akan makna dan nasihat kan? Bisa kita simpulkan bersama bahwa ternyata lagu ini menceritakan tentang pergaulan anak muda pada zaman sekarang yang semakin berani dan sangat jauh berbeda dengan pergaulan para orang tua kita pada zaman dulu. Demikian saja pembahasan lirik lagu ini ya, kalau rekan-rekan Gelas Kosong berkenan dan berminat untuk mendengarkan lagunya (versi Tubagus Rangga Efarasti) atau mendengarkan lagu-lagu yang lainnya, langsung saja klik di SINI.

Semoga berkenan, bermanfaat dan mengispirasi ya.
Semoga damai bersama. Amin.
Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

***

Kumpulan Lagu Karya Cipta Tubagus Rangga Efarasti (Gelas Kosong)

     Semua yang ada di sini semua hanyalah untuk media promosi, bukan sebagai media jual-beli. Jika Anda berkenan dan berminat untuk mendengarkannya, silakan download secara gratis (link download sudah disediakan di setiap akhir info). Sebagai wujud kepedulian dan perhatian Anda terhadap negeri Indonesia tercinta, khususnya di ranah belantika musik tanah air, silakan beli lagu/ CD aslinya dengan kualitas suara yang lebih jernih dan komplit (bonus track). Lagu/ CD asli bisa didapatkan di website-website terpercaya atau di CD Store terdekat di kota Anda untuk tetap dapat menghargai karyanya. Salam Gelas Kosong - berkarya untuk bangsa yang berbudaya dan berkarakter.





LAGU #01
       Track - Disc : 01/09 - 01
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Hari Berangkat Dewasa
       Album : Gelas Kosong Republik
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Hip Hop
       Realase : Maret 2012
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View | MP3 (size: 3,41 MB, byte: 128 kbps) | Video (belum tersedia)

***


LAGU #02
       Track - Disc : 02/09 - 01
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Bagimu Negeri (Soul of The Nation)
       Album : Gelas Kosong Republik
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Hip Hop
       Realase : September 2012
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View |  MP3 (size: 3,56 MB, byte: 128 kbps) | Video (tersedia)

***


Jump


LAGU #06
       Track - Disc : 06/09 - 01
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Kutang Barendo
       Album : Gelas Kosong Republik
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Hip Hop
       Realase : Oktober 2012
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View | MP3 (size: 4,46 MB, byte: 128 kbps) | Video (belum tersedia)

***




LAGU #01
       Track - Disc : 01/12 - 02
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Selamanya Cinta (Cover Yana Yulio)
       Album : Rekam Jejak Ta'aruf Cinta
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Pop
       Realase : Mei 2011
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View |  MP3 (size: 4,71 MB, byte: 128 kbps) | Video (tidak tersedia)

***

LAGU #02
       Track - Disc : 02/12 - 02
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Terimakasih Bijaksana (Cover Sheila on 7)
       Album : Rekam Jejak Ta'aruf Cinta
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Pop
       Realase : Agustus 2011
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View | MP3 (size: 2,94 MB, byte: 128 kbps) | Video (tidak tersedia)

***

LAGU #03
       Track - Disc : 03/12 - 02
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Saat Aku Lanjut Usia (Cover Sheila on 7)
       Album : Rekam Jejak Ta'aruf Cinta
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Pop
       Realase : Agustus 2011
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View | MP3 (size: 2,95 MB, byte: 128 kbps) | Video (tidak tersedia)

***

LAGU #04
       Track - Disc : 04/12 - 02
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Mau dibawa ke Mana (Cover Kertas__Armada)
       Album : Rekam Jejak Ta'aruf Cinta
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Pop
       Realase : Agustus 2011
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View | MP3 (size: 3,57 MB, byte: 128 kbps) | Video (tidak tersedia)

***

LAGU #05
       Track - Disc : 05/12 - 02
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Pinta Hati (Cover Putri Gaffara)
       Album : Rekam Jejak Ta'aruf Cinta
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Pop
       Realase : September 2012
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View |  MP3 (size: 4,79 MB, byte: 128 kbps) | Video (tersedia)

***

LAGU #06
       Track - Disc : 06/12 - 02
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Biarlah Sepi (Cover Sahara)
       Album : Rekam Jejak Ta'aruf Cinta
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Pop
       Realase : September 2012
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View |  MP3 (size: 4,24 MB, byte: 128 kbps) | Video (tidak tersedia)

***


LAGU #07
       Track - Disc : 07/12 - 02
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Resah (Cover Payung Teduh)__Siaran Radio
       Album : Rekam Jejak Ta'aruf Cinta
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Pop
       Realase : September 2012
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View | MP3 (size: 6,65 MB, byte: 128 kbps) | Video (tersedia)

***





LAGU #02
       Track - Disc : 02/09 - 03
       Artist : Tubagus Rangga Efarasti
       Title : Tamasya Cinta (Tamta)
       Album : 030609
       Label : Tamasya Musafir Kata
       Genre : Hip Hop
       Realase : Oktober 2012
       Tagline : Berkarya untuk Bangsa yang Berbudaya dan Berkarakter

Free Download : Lyrics | Lyrics View | MP3 (size: 4,30 MB, byte: 128 kbps) | Video (tersedia




***

To Be Continue...

 
Copyright © 2014 Penyair Gelas Kosong. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Design by Rangga and Atika